Memutar Ulang

Akan segera memutar ulang.
Semoga lebih manis
dan lebih berarti, daripada kesan terakhir kemarin.
Entah semanis apa atau seberarti apa.
Tapi, dada ini tidak bergetar, tidak seperti beberapa minggu yang lalu.
Seperti biasa, menjadi kebas di menit-menit akhir.
Tapi, siapa tahu si kebas akan segera mencair,
segera setelah kaki menginjak di tanahnya.

Padahal, biasa saja.. tidak istimewa.
Tapi, terasa sungguh sentimental.
Mungkin yang pertama kali (memutar ulang) akan terasa demikian,
dan selanjutnya (kedua kali, ketiga kali, dst.) baru terasa biasa.
Yah, siapa tahu..

Comments

Popular Posts