dua tahun yang membawa perubahan.


saat kita terpisah oleh jarak. dan waktu.

saat kita melihat dunia yang berbeda.

saat kita tidak lagi bernapas dengan oksigen yang sama.

saat kita tidak lagi merasakan kehadiran fisik maupun bahasa verbal.

saat komunikasi kita telah berubah menjadi tulisan-tulisan di dunia maya.

saat suara adalah hal mewah yang kita nikmati satu sama lain.

saat kita arungi waktu itu, saat kita jalani jarak itu, saat kita hadapi perbedaan itu..

bukankah saat-saat demikian cukup menjadikan kita asing? bukankah sudah sewajarnya kita berubah?

dua tahun yang kita lewati secara terpisah, teman, membawa begitu banyak perubahan..

dan saat kita mencoba merekonstruksikan ulang masa lalu, kerinduan menyeruak di dada.

gelak tawa menghias atmosfir kita.. namun, sungguh, kerinduan itu menyesakkan.. walaupun aku berhasil menyesap kembali airmata yang hendak tumpah.

ketika aku sadar bahwa sebenarnya kita tak lagi sama seperti dulu, aku membencinya.

keegoisan menyelinap di dalam hati dan seketika hendak meraup masa lalu untuk terus menjadikannya tetap hidup di antara kita.

tapi, tidak bisa.. biarlah dua tahun ini terus bertambah.. menjadi tiga, empat, lima, dan seterusnya.

tahun-tahun yang akan datang untuk terus membawa perubahan bagi kita.

dan di atas semua itu,

kita akan tetap menjadi teman.

Comments

gerrilya said…
dimana neh?
bisa puitis juga lo vel...hehe!
novel. said…
eh saya emang bisa puitis kok,so'.. dangdut juga bisa. hihi..

itu di deket si merlion.. di singgapur.
prayitno said…
ass...
ehem ehem …

Popular Posts