freaky consideration.

Saya baru sadar.. kalau saya kecanduan berpikir.
A bit freak, isn't it?

Sejak bekerja..saya jadi jarang berpikir dalam. Jarang memeras otak. Jarang membuka buku teori yang isinya kebanyakan tulisan. Buku banyak tulisan yang saya baca, paling-paling novel tebal.

Saat ini, saya sedang proses ikut sayembara, bersama dua rekan saya. Dua rekan yang saat kuliah dulu, selalu saya ajak kalau ingin ikut sayembara. Dua orang yang berhasil membuat saya pusing tadi malam di ym conference. Hah.
Tapi, entah mengapa..semakin saya berpikir, semakin otak saya menari hulla-hop saking gembiranya. It's a pleasure.

Candu itu mulai bekerja lagi. Lumut dan karat yang bersarang di otak, selama hampir 2 tahun sedikit demi sedikit terkikis. Walaupun, saya harus berusaha keras mengaktifkan kembali sendi-sendi yang dulu terlatih untuk berpikir.. Mungkin sekarang kinerjanya sudah tidak se-jreng dulu lagi.

Jadi teringat masa kuliah dulu, dengan sekelumit trigger..bisa muncul ratusan pemikiran. Ratusan pemikiran yang diolah berkali-kali, dan dipikir ulang berkali-kali. Menggunakan berbagai macam referensi.
Bermodalkan selembar kertas lecek, yang bertuliskan sederet kalimat pemicu, perpustakaan diubek-ubek. Puluhan buku ditarik keluar dari raknya, dan ditumpuk di meja. Dibuka, ditutup, diangkat, diletakkan, berpindah tangan, dipinjam, dikembalikan. Tulisan-tulisan di dalamnya disalin, dipikir ulang, dimetodologikan, dianalisa, dikaitkan dengan berbagai macam isu.
Kertas lecek itu akan terus dibaca ratusan kali, hingga kalimat di dalamnya sudah dihapalkan luar kepala. Kertas itu akan terus ada di dalam tas, hingga semester berakhir. Dan buku berukuran A4 akan dengan cepat berganti halaman. Penuh coretan pemikiran, dari yang sangat awal dan hanya permukaan, hingga yang dalam dan sulit dimengerti dengan mudah.

Ah, mengingatnya saja membuat jantung saya berdebar. Rindu berpikir keras.
Ahaha, yes, i'm a freak and a junkies.

2 winds from friends and strangers:

melur said...

bukannya kalo kerja jadi arsitek tuh,otak keperes mampus ya? (membuatku waktu itu gampang bete dan gampang mengantuk hehe)

novel. said...

soalnya diperasnya beda,lur.

kalo kerja kan..selalu in a rush (apalagi di negara ini! huh!). dan tahap berpikir, khususnya di conceptual stage, sering dilewati dan/atau diloncati. langsung ke tahap design development. pokoknya time is money.

padahal, di tahap berpikir saat conceptual stage, menggali ide dan isu, atau menggali potensi site dll. itu yang menguras otak (apalagi waktu kuliah)..

kalo gue sih ngerasanya begituuu..

tapi kalo gampang bete dan ngantuk.. hehe.. me,too. *nyengir lebar*

a little wind

My photo
i bake my own bread for breakfast, i craft everything i could think of, i watch arsenal, i dream of alaska, and i befriend old cameras. my world rotates on september.

inspiration.

 

subscribe for my updates