Tidak seperti Yin dan Yang.


Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, saya begitu membenci PERBEDAAN.
Perbedaan antara hitam dan putih, perbedaan karena norma-norma, perbedaan karena adat istiadat, perbedaan karena kepercayaan, perbedaan antara saya dan mereka. Semua itu membuat saya terpisah, tersisih, tersingkir, terbuang, dan membuat saya menjauh dari apa yang saya inginkan.
Saya tidak peduli dengan ke-Bhinneka Tunggal Ika-an, karena toh semboyan itu tidak bisa dipakai dalam masalah saya. Toh, semboyan itu hanyalah sederet kata yang dipakai sebagai pemersatu bangsa.
Saya tidak peduli dengan keanekaragaman yang ada di sekeliling saya, karena dengan setumpuk perbedaan itu membuat hal yang satu menjadi tidak bisa disatukan dengan yang lain.

Yin dan yang. Kalau saja semua perbedaan bisa dijadikan Yin dan Yang. Maka saya akan sangat memujanya.
Sayangnya, tidak berlaku, tidak bisa diaplikasikan, tidak sama kasusnya.

Perbedaan tetaplah perbedaan. Tidak ada yang bisa menjembatani. Hanya sampai di sini saja. Perbedaan hanya untuk dipandangi, dan disesali.

0 winds from friends and strangers:

a little wind

My photo
i bake my own bread for breakfast, i craft everything i could think of, i watch arsenal, i dream of alaska, and i befriend old cameras. my world rotates on september.

inspiration.

 

subscribe for my updates