Henna.



Belakangan, saya sedang suka-sukanya sama henna karena kemarin saya dan teman-teman saya iseng menggunakan jasa henna artist untuk menggambar di punggung tangan kami. Setahu saya, seni body painting dari India ini biasanya dipakaikan pada pengantin wanita.

Saya baru google kata henna, dan menemukan pengertian dan asal muasal kata henna tersebut.

The word "henna" comes from the Arabic name for Lawsonia inermis, pronounced /ħinnaːʔ/ or colloquially /ħinna/.

(http://en.wikipedia.org/wiki/Henna)

Henna, sebenarnya disebut Mehendi pada mulanya.
Mehendi, or more popularly known as the art of applying henna, has become popular over the years. Initially used as a form of skin decoration mainly for Indian brides, it has now become a fashion statement among the youth. Henna is also used for hair dye, as a skin conditioner and as a reliever for rashes.
(http://golibrary.nlb.gov.sg/Event.aspx?EventID=26206)

Ternyata Henna bukan hanya berasal dari India, teks "Henna has been used to adorn young women’s bodies as part of social and holiday celebrations since the late Bronze Age in the eastern Mediterranean. The earliest text mentioning henna in the context of marriage and fertility celebrations comes from the Ugaritic legend of Baal and Anath [12], which has references to women marking themselves with henna in preparation to meet their husbands, and Anath adorning herself with henna to celebrate a victory over the enemies of Baal." membuktikan bahwa negara Timur Tengah kebanyakan memang sudah menerapkan seni Henna.
(http://en.wikipedia.org/wiki/Henna)

Kemarin saya membanggakan henna saya pada teman saya, yang berasal dari Aceh. Lalu dia berkata, bahwa di Aceh juga memiliki seni body painting seperti henna, dengan motif etnik Aceh tentunya.
Saya mencari di google, namun tidak berhasil menemukan seni lukis tubuh dengan motif Aceh. Sayang sekali, padahal akan menarik kalau bisa dibandingkan dengan henna dari India. Mengingat, ada cerita yang mengatakan bahwa nenek moyang orang Aceh juga memiliki garis keturunan dari India.

Sepengetahuan saya, ketika melihat aplikasi henna dan hasilnya di kulit, sebenarnya dari kecil saya sering melihat orang (wanita) memiliki semburat orange di tangan mereka (baik punggung tangan maupun telapak tangan), khususnya orang yang baru menikah. Tradisi ini banyak saya lihat saat saya masih tinggal di Sumatera Selatan, Palembang. Kebanyakan wanita yang baru menikah akan memakai campuran bahan-bahan organik dari daun "pacar", dan tangan mereka digambari dengan bahan-bahan tersebut.
"Salah satu tradisi pelengkap dalam perkawinan ala Palembang adalah "pacar" pemerah kuku yang menggunakan daun pacar..". (http://www.kotapalembang.blogspot.com)

Hasil akhir pacar dan henna memang mirip, sama-sama berwarna orange kemerahan, namun dengan motif etnik berbeda. Saya belum pernah melihat proses penggambaran pacar sehingga tidak bisa membandingkannya secara keseluruhan dengan seni henna.

Lihat salah satu pacar di sini.
Dan bandingkan dengan hasil akhir henna yang digambar di punggung tangan saya di bawah ini.

Seni tradisional ternyata memiliki kemiripan satu sama lain, walaupun berbeda negara..dan bahkan sudah terpisah laut. Menandakan bahwa mungkin saja..walaupun ras berbeda..namun masih memiliki kedekatan hubungan nenek moyang. ;)

0 winds from friends and strangers:

a little wind

My photo
i bake my own bread for breakfast, i craft everything i could think of, i watch arsenal, i dream of alaska, and i befriend old cameras. my world rotates on september.

inspiration.

 

subscribe for my updates