analogi mencipta


Meminjam pernyataan arsitek Putu Mahendra saat public lecture di Arsitektur UI beberapa waktu lalu, “lulusan arsitektur itu ibarat sperma”.

Hmm.. Apa?

Awalnya saya hanya menganggapnya sebagai pernyataan analogi yang menggelitik kuping dan membuat saya merasa kalau itu hanya pernyataan kontroversial. Tapi, setelah dipikirkan lagi..ternyata analogi sperma itu ada benarnya juga sih..
Arsitek-arsitek muda itu keluar dari sebuah institusi pendidikan dengan membawa 'DNA' di diri masing-masing. DNA itu adalah pemikiran-pemikiran si arsitek-arsitek muda yang bakal membawa perubahan di arsitektur Jakarta atau Indonesia atau bahkan di dunia.
Well, ada pertanyaan yang muncul di otak saya saat memikirkan lagi pernyataan itu.. “Kenapa harus sperma? Kenapa bukan sel telur/ovum?”.

..karena sperma-lah yang aktif bergerak untuk ‘mencipta’..to create..untuk menumbuhkan sesuatu yang baru..

Lucu juga ya kalau kita menganggap diri sebagai sesuatu dari bagian dari diri manusia.. bukannya bermaksud membuka topik yang tabu atau jorok, lho. Analogi itu bisa seperti apa saja..dan kalau memang benar, apa yang mau dibantah?

Intinya : arsitek-arsitek muda..mari mencipta!

Comments

Popular Posts